PARTISI Mempartisi Hard Disk artinya membagi Hard Disk menjadi beberapa bagian, menjadi C, D,E dan F (maxsimum 4 bagian). Setiap bagian ini disebut dengan PARTISI, VOLUME atau DRIVE, lebih tepatnya drive C, drive D, drive E dan drive F. Jadi satu Hard Disk dapat memiliki 4 drive. Agar sistem komputer anda dapat memiliki sistem operasi ganda, maka Hard Disk anda harus dipartisi menjadi 2 bagian atau lebih. Karena sistem operasi hanya boleh menempati sebuah partisi. Jika sebelumnya Hard Disk anda hanya memiliki satu partisi dan anda meng-install Windows Xp, maka sistem operasi lama akan ditimpa (Overwrite). Program yang digunakan untuk mempartisi Hard Disk adalah FDISK.EXE yang terdapat dalam DOS. Tetapi jika anda mempartisi Hard Disk berkapasitas besar, misalnya Hard Disk berkapasitas 20 GB, maka FDISK.EXE yang terdapat dalam DOS tidak dapat lagi digunakan, tetapi menggunakan Disket StartUp Windows 98, BootMagic atau Partition Magic. KETERANGAN TAMBAHAN Misalkan Hard Disk anda berkapasitas 20 GB dan di-partisi menjadi 3 bagian : misalnya drive C sebesar 5 GB, Drive D sebesar 8 GB, dan drive E sebesar 7 GB. Jadi partisi Hard Disk bagian C bukanlah sebesar 20 GB tetapi 5 GB. Jadi harap bedakan partisi dengan Hard Disk. Hard Disk adalah seluruhnya. BOOT Anda dapat membuat komputer anda memiliki beberapa sistem operasi sekaligus, inilah yang disebut dengan sistem operasi ganda (dual-boot atau multiple boot). Windows Xp Professional dapat dibuat dual-boot seperti di bawah ini : 1.Windows 98 dengan Windows Xp. 2.Windows 2000 dengan Windows Xp. 3.Windows NT dengan Windows Xp. 4.Windows 98, Windows 2000 dan Windows Xp (tiga buah sistem operasi). Agar komputer anda dapat menggunakan sistem operasi ganda, maka Hard Disk komputer anda harus memiliki beberapa partisi. Jika anda membuat komputer anda dual-boot, maka setiap kali anda menghidupkan komputer, komputer akan bertanya sistem operasi mana yang akan dijalankan. Jika anda tidak memberikan jawaban selama 30 detik, maka komputer akan menjalankan sistem operasi default (dalam hal ini Windows Xp). Namun demikian, sistem operasi default dapat kita ubah kemudian melalui Windows Xp. Setiap sistem operasi dapat anda install ke dalam sembarang partisi sesuai dengan keinginan anda, tidak harus berurutan dari C, D, E dan F. Tetapi peng-install-an sistem operasi harus dimulai dari Versi Terendah hingga Versi Tertinggi. Sebagai contoh, anda dapat menginstall Windows 2000 pada partisi D, kemudian melalui Windows 2000 anda dapat menginstall Windows Xp pada partisi C. Jika anda menginginkan 3 partisi maka caranya adalah sebagai berikut, Install Windows 98 pada partisi yang anda inginkan (misalnya pada partisi E), kemudian install Windows 2000 pada partisi D, dan terakhir install Windows Xp pada partisi C. Jadi perlu di ingat, peng-installan harus dimulai pada versi terendah hingga tertinggi, sedangkan partisi boleh acak.
SISTEM FILE (FILE SYSTEM) Sistem File adalah suatu metode yang digunakan untuk menyimpan data ke dalam Hard Disk. Adapaun metode penyimpanan data ke dalam Hard Disk adalah sebagai berikut : -
FAT FAT (File Allocation Tabel) adalah suatu sistem file yang digunakan oleh sistem operasi MS-DOS. Tetapi selain MS-DOS, sistem operasi Windows 95, Windows 98, Windows NT, Windows Xp juga bisa menggunakannya.
FAT 32 FAT 32 adalah suatu sistem file yang merupakan perkembangan dari FAT dan dapat digunakan oleh MS-DOS, Windows 95, Windows 98, Windows NT, Windows Xp. Baik FAT maupun FAT 32 digunakan untuk Hard Disk dengan kapasitas 512 MB (Megabyte) hingga 2 TB (Terabyte). Jika anda menginstall Windows Xp ke suatu partisi yang memiliki kapasitas besar atau sama dengan 2 GB (Gigabyte), Setup akan mengubahnya secara otomatis ke FAT 32 walaupun anda memilih FAT. Sedangkan partisi yang lain dibiarkan sesuai dengan aslinya.
NTFS NTFS adalah singkatan dari Network File Sistem. Sistem file ini lebih baik dari FAT dan FAT 32: penyimpanan data lebih padat dan lebih aman, tetapi jenis ini hanya dapat digunakan oleh Windows 2000 dan Windows Xp. Bagaimana cara memilih sistem file yang kita inginkan ? Sistem file akan diberikan secara otomatis ketika anda memformat Hard Disk. Sebagai gambaran, jika anda memformat Hard Disk dengan MS-DOS, maka sistem file akan dipasang FAT. Dan jika anda memformat Hard Disk dengan ‘DISKET STARUP WINDOWS 98′, maka sistem file akan dipasangkan FAT 32. Dan ketika anda meng-install Windows Xp, SETUP juga akan menyediakan menu untuk mengubah partisi tertentu atau mengubah seluruh partisi ke dalam sistem file yang anda inginkan, bahkan menyediakan fasilitas untuk memformat ulang Hard Disk dengan sistem file yang anda inginkan. Tetapi anda tidak perlu memilih sistem file yang lain, setuju saja dengan sistem file yang sudah terpasang (tetap seperti semula - yaitu FAT 32).
PASSWORD Adalah suatu kata sandi (kata kunci atau kata rahasia) yang dibuat oleh si pemilik komputer agar komputer tidak dapat digunakan oleh orang lain. Agar orang lain dapat menggunakan komputer tersebut, maka harus mengetahui kata sandi yang digunakan. Jadi sama seperti kartu ATM, agar dapat mengambil uang anda dari ATM, maka anda harus mengingat nomor PIN (Personal Indentification Number) anda. Dan nomor PIN ini tentulah anda rahasiakan. Windows Xp menganjurkan agar mengganti password 6 bulan sekali untuk menjamin kerahasiaannya….Terutama jika komputer anda menyimpan data-data yang wah…misalnya keuangan perusahaan atau negara. Kalau memang biasa-biasa saja (hanya untuk menyembunyikan surat-surat cinta) “enggak usah” bikin pasword, bikin capek dan lama-lamain komputer aja.
VIRTUAL MEMORY Adalah memori sementara yang digunakan komputer untuk menjalankan program yang membutuhkan memori lebih besar dari memori yang tersedia. Program yang tidak muat dimasukkan ke dalam memori, akan disimpan ke dalam sebuah file, disebut dengan paging file. Ukuran paging file yang digunakan Windows Xp sebesar 96 MB. MS-DOS Adalah suatu sistem operasi berbasis teks, digunakan untuk menjalankan Wordstar, Lotus, Turbo Pascal dan lain-lain yang dirancang untuk MS-DOS. MS-DOS biasa disingkat dengan DOS saja dan disimpan dalam disket.








